Kiat-kiat Merawat Baju yang Memakai Teknik Digital Printing

Gambar atau tulisan yang dibuat pada kaos menggunakan berbagai macam teknik sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Salah satu teknik yang saat ini sudah banyak dipakai adalah printing baju. Dengan menggunakan teknologi yang lebih modern dan pengerjaannya yang cepat, tentu pilihan teknik ini semakin populer.

Tidak hanya untuk kebutuhan pribadi saja, tapi juga untuk kebutuhan acara lainnya, seperti bakti sosial, baju komunitas, atau pun baju panitia. Tapi karena hasil cetak baju memiliki warna yang lebih cerah dan cukup sensitif, kamu harus pintar-pintar merawatnya. Berikut beberapa caranya.

1. Jangan terlalu lama merendamnya

Saat kamu mau mencucinya, lebih baik jangan terlalu lama merendamnya. Memang saat direndam menggunakan air detergen, kotoran pada bajunya akan mudah bersih, tapi ternyata kamu tidak boleh melakukannya lama-lama. Bahan yang terkandung pada sabun detergen ternyata bisa merusak warna pada printing baju.

Kalau kamu membiarkannya terendam terlalu lama, maka warnanya akan semakin cepat memudar. Lebih baik jangan sampai kamu merendamnya lebih dari 1 jam. Usahakan saja waktu perendamnya 5 sampai 10 menit.

2. Jangan memakai pemutih

Pemutih dipakai untuk memberikan atau mengembalikan warna dasar pakaian yang berwarna putih. Tapi, hindari pemakaian ini untuk baju yang menggunakan teknik cetak. Mungkin untuk sesekali tidak masalah. Tapi kalau kamu menggunakannya terus menerus, maka warna pada gambar atau tulisan hasil cetak baju tersebut akan memudar.

Lebih baik gunakan saja saat bajunya benar-benar terkena noda kotor. Jadi tidak perlu digunakan setiap kali pencucian.

3. Dijemur terbalik

Sebagian besar orang pastinya menjemur baju dengan cara membaliknya terlebih dahulu, yaitu posisi yang bergambar berada di bagian dalam. Cara ini memang sangat melindungi berbagai macam jenis atau teknik kaos apa pun. Jika sinar mataharinya terkena langsung oleh bahan kaos, terutama hasil gambar atau tulisan yang tercetak, maka akan merusak kualitasnya saja.

Bahan untuk printing baju kebanyakan menggunakan tinta textile yang warnanya sangat mudah sekali memudar atau kusam. Karena itu, untuk menghindari pengurangan kualitas, jangan sampai kamu menjemurnya di posisi luar.

4. Pakai proses setrika yang tepat

Jangan pernah kamu menyelepekan cara menyetrika untuk hasil cetak baju. Mungkin sebagian orang masih saja menyepelekannya dan menggunakan proses yang sama dengan pakaian lain pada umumnya. Padahal, kalau setrika langsung mengenai permukaan gambar atau tulisannya dari hasil printing, maka kualitasnya yang akan semakin menurun.

Kalau kamu tetap melakukannya, nanti bahan tersebut akan menjadi lengket dan memudar. Untuk mengatasinya, kamu bisa melapisi permukaannya dengan menggunakan kain sebagai pelindungnya. Bisa juga kamu membaliknya dulu agar tidak terkena langsung pada gambar atau tulisannya.

5. Digantung saja

Untuk menyimpannya, lebih baik kamu jangan melipatnya. Cukup digantung saja agar gambar atau tulisannya tidak ikut terlipat. Kalau kamu melipatnya, jika dibiarkan terlalu lama akan membuat kualitasnya mudah rontok dan rusak. Kalau digantung, hasil dari printing baju kamu akan tetap terbuka dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *